Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional (LKTIN) Tingkat Mahasiswa 2017

Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional (LKTIN) Tingkat Mahasiswa 2017

Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika UNEJ, Mathematics Students Club (MSC) kembali mengadakan Lomba Karya Tulis Ilmiah tingkat Nasional yang berbeda dari tahun sebelumnya. LKTIN tahun 2016 merupakan ajang perlombaan siswa-siswi dari SMA di seluruh Indoneia, namun LKTIN pada tahun 2017 ini merupakan ajang perlombaan kreativitas dan inovasi dari mahasiswa di seluruh Indonesia..

Setelah melakukan penyeleksian pada babak penyisihan, dari 16 tim yang telah mengumpulkan KTI, terpilihlah 10 tim yang lolos menuju Grand Final LKTI MSC 2017 atau pelaksanaan presentasi dilaksanakan di Aula Gedung Rektorat lantai 3 Minggu, 5 November 2017.

Pada hari-h sebelum pelaksanaan presentasi terdapat hiburan dari Kresnatama. Kemudian pembacaan tilawatil Qur’an dan dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan dilanjutkan dengan sambutan-sambutan. Dan sambutan terakhir sekaligus membuka acara Lomba Karya Tulis Ilmiah MSC 2017 oleh Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jember yaitu Prof. Drs. Dafik, M.Sc., Ph.D.

Kesepuluh finalis ini selanjutnya akan melakukan presentasi tentang karya tulis mereka di hadapan para juri yaitu Dr. Slamet Hariyadi, M.Si. dan Drs. Antonius Cahya Prihandoko, M.App.Sc., Ph.D. Kemudian, dipilihlah juara terbaik yang akan di nobatkan menjadi Juara I, Juara II dan Juara III dan juara harapan  1, 2, dan 3  pada LKTIN MSC 2017 kali ini.

Dari hasil penilaian juri pemenang juara harapan 1, harapan 2 dan harapan 3 yaitu tim dari Universitas Islam Indonesia meraih juara harapan 1 dengan judul karya tulis ilmiah DIVERSIFIKASI OLAHAN PUDING KOMBINASI MENTIMUN, BELIMBING DAN JERUK MANIS DENGAN METODE FOAM-MAT DRYING SEBAGAI UPAYA PREVENTIF DAN TERAPI ADJUVAN PADA PENDERITA HIPERTENSI, tim dari Universitas Gadjah Mada meraih juara harapan 2 dengan judul karya tulis ilmiah MITASIS, MINIATUR TANGAN EDUKASI INFUS YANG MENGUTAMAKAN FLEKSIBILITAS, EFEKTIFITAS DAN AKURASI DALAM PRAKTIK PENGINFUSAN dan tim dari Universitas Gadjah Mada meraih juara harapan 3 dengan judul karya tulis ilmiah THE HOUSE OF LOCAL WISDOM: STRATEGI PENGUATAN PENDIDIKAN NILAI-NILAI BUDAYA ANAK PUTU MACANAN KOMUNITAS HIMPUNAN PENGHAYAT KEPERCAYAAN NALURI PENYADARAN ADIPALA CILACAP.

Juara utama 1, 2, dan 3 diraih oleh tim dari Institut Teknologi Bandung meraih juara 1 dengan judul karya tulis ilmiah PENANGANAN PRA-RUMAH SAKIT TERINTEGRASI IOT UNTUK KORBAN KECELAKAAN LALU LINTAS, tim dari Universitas Airlangga meraih juara 2 dengan judul karya tulis ilmiah RANCANG BANGUN IMAGE RECEPTOR (IR) PROTECTOR SEBAGAI SOLUSI  PENCEGAHAN INFEKSI NOSOKOMIAL, tim dari Universitas Jember meraih juara 3 dengan judul karya tulis ilmiah GASTROINSTETINAL TARGETED DRUG: ENKAPSULASI SENYAWA LUMBRICIN I DAN KURKUMIN PADA TERAPI TIFOID.

Pada waktu hiburan kami menanyakan pendapat tentang LKTIN 2017 pada salah satu tim finalis, mereka berpendapat bahwa acaranya sangat  bagus, persiapannya dari panitia sangat baik dan hal-hal yang kecilpun tidak terlupakan, peserta dibuat nyaman dengan pelayanan yang diberikan panitia, tempat untuk menginap sangat nyaman. Mereka pun berharap dapat mengikuti LKTI tahun depan dan berharap dalam acara grand final LKTI ini tidak hanya acara presentasi mungkin juga diadakan pameran dari hasil karya tulis ilmiah dan mengenalkan kampus Universitas Jember dan sekitarnya.

 

Tim dari Universitas Islam Indonesia sedang melakukan presentasi

Tim dari Universitas Jember sedang melakukan presentasi

Tim dari Institut Teknologi Bandung sedang melakukan presentasi

­­­­

Tim dari Universitas Gadjah Mada sedang melakukan presentasi

Tim dari Universitas Airlangga sedang melakukan presentasi

Suasana saat berlangsungnya acara

Detik (Olimpiade Matematika) MSC 21

Detik (Olimpiade Matematika) MSC 21

Bertajuk “Explore Your Intelligence and be a Young Mathematician to Create a Golden Generation”, Detik MSC 21 tingkat SD/MI dan SMP/MTs terlaksana dengan sukses. Pada tahun 2017 ini, Detik MSC 21 digelar serentak di 9 Rayon se-Jawa Timur. Detik MSC 21 menambah 2 rayon baru agar adik-adik peserta dapat lebih mudah menjangkau tempat pelaksanaan babak penyisihan. Woww… Rayon mana saja itu? Yuk cek dulu!

  1. Rayon Jember (tuan rumah pastinya)
  2. Rayon Banyuwangi
  3. Rayon Bondowoso
  4. Rayon Situbondo
  5. Rayon Lumajang
  6. Rayon Probolinggo
  7. Rayon Pasuruan
  8. Rayon Sidoarjo (new)
  9. Rayon Mojokerto (new)

Babak penyisihan Detik MSC 21 dilaksanakan di masing-masing rayon pada Minggu, 10 September 2017. Jumlah peserta keseluruhan mencapai 1.155 orang. Spektakuler bukan? Pada babak penyisihan ini, peserta diberikan soal pilihan ganda dengan waktu pengerjaan 120 menit.

Selanjutnya, pengumuman 100 semifinalis yaitu 50 semifinalis SD/MI dan 50 semifinalis SMP/MTs dapat diakses melalui web matematika dan fanspage Olimpiade Matematika MSC 21 pada tanggal 15 September 2017. Semifinalis tersebut mengikuti babak Semifinal sekaligus Final pada Minggu, 18 September 2017 di Gedung 3 FKIP Universitas Jember. Acara pada hari itu sangat meriah dengan bazar yang berada di taman FKIP. Terdapat 4 stand yang terdiri dari stand alat peraga matematika, stand kedai MSC yang menjual makanan ringan, alat tulis, pin, gantungan kunci, dan es krim Wall‘s, stand buku olimpiade matematika dan CD pembelajaran, serta stand pihak Mayora.

 

Tipe soal pada babak semifinal adalah pilihan ganda dan isian singkat. Sedangkan untuk babak final terdapat 2 sesi yaitu sesi psikomotor uraian dan sesi cepat tepat. Dari 100 semifinalis hanya dipilih 10 finalis SD/MI dan 10 finalis SMP/MTs. Tentunya kemampuan finalis benar-benar terkualifikasi atas keberhasilan mereka dalam bersaing dengan 1000 peserta sebelumnya.

 

Selamat kepada juara-juara tingkat SD/MI yaitu Dandy Rizky Bachtiar dari SDN Tompokersan 3 sebagai juara 1, Aldyto Rafif Abhinaya dari SD Luqman Al Hakim sebagai juara 2, dan Mafazi Ikhwan D. H dari SD Al-Furqon Jember sebagai juara 3. Serta selamat kepada juara-juara tingkat SMP/MTs yaitu Andreas Reynard Samsico dari SMPK Petra 1 Surabaya sebagai juara 1, Steven Adrian G. dari SMPN 1 Banyuwangi sebagai juara 2, dan Ida Ayu Pradwita N. dari SMPN 3 Jember sebagai juara 3.

 

Kakak-kakak juga mengucapkan selamat kepada seluruh peserta Detik MSC 21. Kalian semua hebat. Tahu kenapa? Karena kalian telah berhasil melawan rasa takut dalam diri kalian masing-masing dengan mencoba berkompetisi. Kalian selangkah lebih maju dari orang yang selalu takut untuk mencoba. Ibaratnya, mereka sudah menyatakan kalah sebelum berperang. Tapi kalian punya guru terbaik yang bisa kalian jadikan refleksi diri yaitu pengalaman. Sukses selalu untuk kalian semua. Tetap semangat bermimpi. Dan terus semangat untuk bangkit lalu berjuang mewujudkan mimpi indah kalian…

Sharing Beasiswa Bersama Alumni (SBBA) 2017

Sharing Beasiswa Bersama Alumni (SBBA) 2017

Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi S1, S2, S3, Dalam dan Luar Negeri KEMDIKBUD RI

Pemateri Robiatul Adawiyah, S.Pd., M.SI.

Jenis Beasiswa

  1. Masyarakat Berprestasi

Beasiswa untuk masyarakat berprestasi terbagi menjadi 2 macam yaitu sebagai berikut:

  • LPDP untuk S2 dan S3
  • BU (Beasiswa Umum) untuk S1, S2, dan S3

Komponen yang dibiayai dari kedua beasiswa tersebut memilik perbedaan antara dalam negeri dan luar negeri.  Untuk dalam negeri komponen yang dibiayai, yaitu: SPP, Biaya hidup dan biaya buku. Sedangkan untuk komponen luar negeri, yaitu: SPP, biaya hidup, biaya buku, transportasi dan Visa.

  1. Pegawai KEMENDIKBUD

Dalam merespon perubahan bidang teknologi, budaya, sosial dan ekonomi di era global perlu adanya peningkatan kompetensi Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP). Pengembangan kompetensi dilakukan dengan memberikan kesempatan yang luas untuk melanjutkan pendidikan pada jenjang yang lebih tinggi pada perguruan tinggi didalam maupun diluar negeri atau pelatihan di luar negeri (short course).

Komponen beasiswa degree dapat berupa:

  1. Biaya pendidikan (Tuition fee)
  2. Biaya hidup
  3. Biaya buku
  4. Biaya penelitian
  5. Mahasiswa Asing

Beasiswa Unggulan Mahasiswa Asing ditujukan untuk jenjang pendidikan S2 dan S3 di Indonesia pada bidang pendidikan Bahasa Indonesia, seni dan budaya. Beasiswa Unggulan Mahasiswa Asing ditujukan bagi siswa alumni Darmasiswa dan negara-negara yang memiliki kerjasama pendidikan dengan Indonesia.

Komponen maksimal beasiswa berupa:

  1. Biaya pendidikan (Tuition fee)
  2. Biaya hidup
  3. Biaya buku
  4. Biaya penelitian
  5. Nusantara Cerdas

Program Beasiswa Nusantara Cerdas Merupakan pemberian beasiswa oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui beasiswa bersama PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. yang diberikan kepada putra-putri terbaik bangsa Indonesia khususnya di wilayah 3T (terdepan, terluar, terpencil) Indonesia khusus Jenjang S1.

Program Beasiswa Nusantara Cerdas bertujuan untuk meningkatkan kemampuan sumber daya manusia yang mendukung percepatan pembangunan inovasi teknologi, peningkatan mutu pendidikan di Perguruan Tinggi dan daya saing alumni.

Perguruan Tinggi yang ditawarkan sebagai berikut:

  1. Aceh : Universitas Syiah Kuala
  2. Sumatera Barat : Universitas Andalas
  3. Nusa Tenggara Barat : Universitas Mataram
  4. Kalimantan Barat : Universitas Tanjung Pura
  5. Kalimantan Timur : Universitas Mulawarman
  6. Sulawesi Utara : Universitas Sam Ratulangi
  7. Sulawesi Selatan : Universitas Hasanuddin
  8. Maluku : Universitas Pattimura
  9. Papua : Universitas Cendrawasih
  10. Penyandang disabilitas : Universitas Negeri Jakarta, Institut Pertanian Bogor, Universitas Indonesia, Universitas Pendidikan Indonesia, Universitas Padjadjaran

Pengenalan dan Selayang Pandang LPDP

Pemateri Lela Nur Safrida, S.PD., M.Pd.

Lembaga Pengelola Dana Pendidikan adalah satuan kerja di bawah Kementerian Keuangan yang mengelola dana pendidikan sesuai amanat PMK Nomor 252 Tahun 2010. Lembaga ini disingkat LPDP.

Ada 4 Jenis Beasiswa LPDP, yaitu sebagai berikut:

  1. BPI (Beasiswa Pendidikan Indonesia)

Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) Program Magister dan Doktoral adalah program beasiswa yang dibiayai oleh pemerintah Indonesia melalui pemanfaatan Dana Pengembangan Pendidikan Nasional (DPPN) dan dikelola oleh LPDP untuk pembiayaan studi lanjut pada program Magister atau program Doktoral di Perguruan Tinggi di dalam dan di luar negeri.

Beasiswa ini bertujuan untuk mendukung ketersediaan sumber daya manusia Indonesia yang berpendidikan dan berkualitas serta memiliki jiwa kepemimpinan yang tinggi dan mempunyai visi masa depan bangsa yang kuat sebagai pemimpin Indonesia masa depan. Komitmen LPDP tersebut diwujudkan melalui pemberian bantuan pendanaan dalam bentuk beasiswa kepada masyarakat untuk studi lanjut pada program Magister atau program Doktoral di Perguruan Tinggi unggulan baik di dalam maupun di luar negeri bagi yang memenuhi kualifikasi LPDP.

  1. Beasiswa Afirmasi

Beasiswa Afirmasi merupakan salah satu jalur khusus dari 5 jalur yang disediakan LPDP yang ditujukan untuk kelompok masyarakat yang berasal dari daerah 3T (Tertinggal, Terluar, Terbelakang), Alumni beasiswa Bidik Misi atau Jalur Prestasi bidang seni/budaya tingkat nasional maupun internasional. Affirmative policy seperti ini didasarkan atas fakta bahwa Indonesia masih menghadapi masalah pembangunan yang belum merata di setiap wilayah. Salah satu sebabnya, sebaran SDM berpendidikan tinggi belum merata. Untuk memeratakan pembangunan, diperlukan upaya khusus untuk meningkatkan kualitas SDM di daerah perbatasan dan/atau tertinggal.

Kelonggaran yang diberikan oleh LPDP untuk jalur afirmasi adalah syarat kemampan Bahasa Inggris. Mereka boleh mendaftar beasiswa ini walaupun Toefl /IELTS belum mencapai 550/6,5 karena akan diberikan Pengayaan Bahasa oleh LPDP jika dinyatakan lulus wawancara sebagai awardee LPDP.

  1. Beasiswa Dokter Spesialis

Beasiswa Pendidikan Indonesia Dokter Spesialis adalah program beasiswa yang dibiayai oleh pemerintah Indonesia melalui pemanfaatan Dana Pengembangan Pendidikan Nasional (DPPN) dan dikelola oleh LPDP untuk pembiayaan studi lanjut pada program spesialis di Perguruan Tinggi di dalam negeri.

Beasiswa ini bertujuan untuk mendukung ketersediaan sumber daya manusia Indonesia yang berpendidikan dan berkualitas serta memiliki jiwa kepemimpinan yang tinggi dan mempunyai visi masa depan bangsa yang kuat sebagai pemimpin Indonesia masa depan. Komitmen LPDP tersebut diwujudkan melalui pemberian bantuan pendanaan dalam bentuk beasiswa kepada masyarakat untuk studi lanjut pada program spesialis kedokteran di Perguruan Tinggi unggulan baik di dalam negeri bagi yang memenuhi kualifikasi LPDP.

  1. Beasiswa Tesis dan Disertasi

Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) program Tesis/Disertasi ditujukan bagi para mahasiswa Magister atau Doktoral yang memiliki keterbatasan dana untuk menyelesaikan tesis/disertasinya, baik yang sedang belajar di dalam negeri maupun luar negeri. Tujuan program ini adalah untuk mempercepat tersedianya lulusan Magister atau Doktoral yang berkualitas dan dapat memberikan kontribusi bagi ilmu pengetahuan dan teknologi.

Beasiswa Tesis adalah bantuan pembiayaan penelitian unggulan dan/atau prioritas pemerintah pada tesis untuk program magister berbasis-riset (research based) yang berkontribusi terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi nasional dalam rangka tersedianya sumber daya manusia yang berkualitas, produktif dan berdaya saing serta diberikan dalam rangka penyelesaian studi.

Tahapan seleksi  Beasiswa

  1. Pendaftaran
  2. Seleksi Administrasi
  3. Seleksi Assessment Online
  4. Seleksi Wawancara Leaderless Group Discussion (LGD) dan On The Spot Essay Writing
  5. Penetapan Penerima Beasiswa.

 PPG (Pendidikan Profesi Guru)

Pemateri Darian Aji Bawono, S. Pd. dan Ahmad Rizqi Lazuardi, S. Pd.

Pendidikan Profesi Guru (PPG) adalah pendidikan tinggi setelah program pendidikan sarjana yang mempersiapkan peserta didik untuk memiliki pekerjaan dengan persyaratan keahlian khusus dalam menjadi guru. Pendidikan profesi guru harus ditempuh selama 1-2 tahun setelah seorang calon lulus dari program sarjana kependidikan maupun non sarjana kependidikan. PPG (Program Pendidikan Profesi Guru) merupakan program pengganti akta IV yang tidak berlaku muali tahun 2005.

Lulusan pendidikan profesi akan mendapatkan gelar. Menurut Mohammad Nuh (Menteri Pendidikan dan Kebudayaan), pendidikan profesi akan melegitimasi profesi guru. Pendidikan profesi juga akan menambah gelar Gr di belakang nama guru tersebut. karena menurut undang-undang, guru adalah profesi, sama seperti dokter.

PPG (Program Pendidikan Profesi Guru) diharapkan kompetensi dan profesionalisme guru benar-benar lebih terjamin dengan menjalani masa pendidikan selama 2 semester atau 1 tahun. PPG (Program Pendidikan Profesi Guru) berlaku bagi yang ingin menjadi guru baik sarjana dari fakultas pendidikan, maupun non pendidikan.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akhirnya melegalkan sarjana non kependidikan untuk menjadi guru profesional. Ke depan sarjana lulusan di luar FKIP (fakultas keguruan dan ilmu pendidikan) itu bersaing dengan sarjana yang empat tahun mengenyam kuliah kependidikan. Kebijakan membuka akses bagi sarjana non kependidikan untuk menjadi guru ini tertuang dalam Permendikbud 87/2013 tentang Pendidikan Profesi Guru Prajabatan (PPG). Sarjana dari fakultas non FKIP itu bebas mengajar mulai dari jenjang TK, SD, SMP, hingga SMA/sederajat.

Sarjana non kependidikan juga diwajibkan mengikuti saringan masuk PPG selayaknya sarjana kependidikan. Meskipun aksesnya dibuka setara dengan lulusan FKIP, sarjana non kependidikan wajib mengikuti dan lulus program matrikulasi dulu sebelum menjalani PPG. Sedangkan untuk sarjana FKIP yang linier atau sesuai dengan matapelajaran yang bakal diampu, tidak perlu mengikuti program matrikulasi itu. Khusus untuk sarjana yang bakal mengajar di jenjang SMP dan SMA/sederajat, tidak ada perlakukan berbeda bagi lulusan kependidikan maupun non kependidikan ketika mengikuti PPG. Mereka diwajibkan untuk mengikuti PPG dengan bobot atau beban belajar sebanyak 36 hingga 40 SKS. Menurut Sulistiyo sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Kemendikbud harus bisa menanggung risiko jika membuka akses luas kepada sarjana non kependidikan untuk menjadi guru profesional. Guru adalah profesi khusus, sehingga pendidikannya juga khusus dalam waktu yang cukup.

Biaya Program PPG

Dalam penerimaan peserta PPG kali ini, peserta akan mendapat biaya subsidi/bantuan pendidikan dari pemerinyah sebesar Rp. 7.500.000/semester/orang, Sebuah angka yang cukup lumayan, mengingat jika anda hendak mengikuti kegiatan PPG dengan biaya sendiri, sudah pasti akan membuat anda, merogoh kocek lebih dalam.Namun untuk biaya hidup, akomodasi dan biaya komsumsi selama PPG sepenuhnya ditanggung oleh peserta pendidikan profesi guru (PPG). Untuk tempat tinggal sendiri, peserta PPG bersubsidi 2017 akan diasramakan di LPTK yang menjadi pelaksana kegiatan PPG 2017.

Program Studi PPG

Setidaknya ada beberapa program studi yang akan mendapat jatah perekrutan, untuk mengikuti pendidikan profesi guru, berikut program studi yang diberikan jatah untuk menerima peserta PPG bersubsidi 2017:

  1. PGSD
  2. PGPAUG
  3. PLB
  4. Pendidikan Matematika
  5. Pendidikan Bahasa inggris
  6. PJOK/PJKR
  7. Teknik Kimia
  8. Teknik Pengakapan Ikan
  9. Agribisnis Produksi Ternak
  10. Agribisnis Pengelolaan Hasil Pertanian dan Perikanan
  11. Kepariwisataan
  12. Teknik Ketenagalistrikan
  13. Teknik Elektronika
  14. Teknik Mesin
  15. Agribisnis produksi tanaman
  16. Teknik Otomotif.

Jenis Jenis PPG

Untuk mendaftar menjadi peserta pendidikan profesi guru (PPG) setidaknya ada beberapa persyratan umum yang mesti dipenuhi, berikut persyaratannya:

  1. Lulusan S1/D4 program studi terakreditasi minimal B
  2. Berusia setinggi-tingginya 28 tahun dihitung sampai dengan tanggal 31 Desember tahun pendaftaran
  3. Program studi S1/D4 linier dengan bidang studi pada program PPG
  4. Calon mahasiswa terdaftar pada Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDIKTI); IPK minimal 3,00

Dokumen yang diupload pada tahap seleksi administrasi

  1. Mengupload foto
  2. Ijazah/SKL (Surat Keterangan Lulus)
  3. Transkrip nilai

Dokumen-dokumen yang WAJIB diupload jika dinyatakan LULUS UJIAN TULIS/CBT:

  1. Bebas Napza, yang dibuktikan dengan surat keterangan dari BNN atau yang berwenang
  2. Sehat jasmani yang dibuktikan dengan surat keterangan dari dokter rumah sakit pemerintah
  3. Sehat rohani yang dibuktikan dengan surat keterangan dari dokter rumah sakit pemerintah
  4. Berkelakuan baik yang dibuktikan dengan surat keterangan dari kepolisian

Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama mengikuti program PPG, yang dibuktikan dengan surat pernyataan bermaterai Rp 6.000,00 dan disyahkan oleh Lurah/Kepala Desa.

Pengenalan dan Pengembangan Anggota Baru (P2AB) 2017

Pengenalan dan Pengembangan Anggota Baru (P2AB) 2017

Pengenalan dan Pengembangan Anggota Baru (P2AB) MSC merupakan salah satu program kerja tahunan MSC dibawah naungan bidang 1, yakni Departemen Kaderisasi dan Organisasi. Mengangkat tema “ Membumikan Pendidikan Karakter dengan Semangat Kekeluargaan untuk Menghasilkan Insan yang Berkualitas serta Membentuk Rasa Solidaritas yang Tinggi ”, P2AB bertujuan untuk mengenalkan dan mempercepat adaptasi mahasiswa baru Pendidikan Matematika pada kehidupan kampus khususnya di lingkup Pendidikan Matematika. Sesuai tema yang dipilih panitia, P2AB ini juga akan membentuk pendidikan karakter mahasiswa baru dengan mengenalkannya pada himpunan mahasiswa tercinta kita yaitu Mathematics Students Club (MSC). Selain itu, acara ini juga melatih mental, kedisiplinan, sopan santun terhadap dosen, kreativitas, dan kerja sama antar mahasiswa baru.

P2AB MSC 2017 ini dilaksanakan dalam jangka waktu tiga hari, yaitu Minggu 22 Oktober, Sabtu – Minggu 28-29 Oktober 2017. Tempat pelaksanaan acara adalah Gedung 1 dan Gedung 3 FKIP Universitas Jember.

Pada hari pertama P2AB MSC 2017, dilaksanakan penyampaian materi tentang pengenalan profil program studi Pendidikan Matematika, pengenalan dan pemilihan bidang MSC, IKAHIMATIKA, Program Mahasiswa Wirausaha (PMW), kepemimpinan, serta kearifan lokal.

Hari kedua P2AB MSC 2017 bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda sehingga mahasiswa baru diarahkan ke Lapangan UNEJ untuk mengikuti upacara. Setelah upacara, mahasiswa baru kembali ke tempat acara untuk menerima materi Program Kreativitas Mahasiswa (PKM). Acara selanjutnya adalah penampilan showcase nomor undian 1 sampai 5. Setelah jeda sholat dzuhur dan makan siang bersama, penampilan showcase dilanjutkan nomor urut 6 sampai 10.

Acara hari ketiga dibuka oleh senam pagi bersama dan dilanjutkan makan pagi. Kemudian, mahasiswa baru akan melaksanakan outbond dengan rute mengelilingi kampus UNEJ. Masing-masing bidang telah bersiap di pos masing-masing. Keseluruhan ada 6 Pos dengan rincian Pos 1 di Gedung 1 untuk Pengurus, Pos 2 di depan halaman Rektorat untuk Bidang 1, Pos 3 di depan Rusunawi untuk Bidang 2, Pos 4 di parkiran depan Gedung 3 FKIP untuk Bidang 3, Pos 5 di halaman Gedung Lembaga Penelitian untuk Bidang 4, dan Pos 6 di parkiran samping Rektorat/depan Faperta untuk Steering Committe (SC). Pemberangkatan mahasiswa baru untuk mengikuti outbond ini secara satu per satu. Sebelum menuju Pos 6, mahasiswa baru akan diarahkan ke Lapangan UNEJ untuk beberapa games yang mengasah kekompakan dan kerja sama masing-masing kelompok.

Acara inti pada hari ketiga adalah Pelantikan Anggota Baru MSC. Ketua Umum MSC melepaskan pita dan ID Card perwakilan peserta yang kemudian diikuti oleh seluruh peserta. Dilanjutkan dengan penjelasan komisi displin lalu pengenalan budaya ke-4 MSC oleh Pengurus MSC. Selanjutnya, peserta diarahkan untuk sholat maghrib. Kemudian acara P2AB MSC 2017 ini ditutup dengan pemberian penghargaan (award) kepada peserta dan panitia.

Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) Muharram 1439 H

Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) Muharram 1439 H

Bulan Muharram adalah bulan pertama dalam tahun Hijriyah. Pada tahun ini 1 Muharram 1439 H bertepatan pada tanggal 21 September 2017. Muharram merupakan peristiwa yang sangat bersejarah bagi umat muslim, dimana Nabi Muhammad SAW melakukan hijrah dari Makkah ke Madinah atas perintah dan izin Allah SWT dengan tujuan untuk memperbaiki sifat dan sikap umat muslim. Oleh karena itu, peringatan bulan Muharram merupakan salah satu momentum penting bagi setiap muslim karena dapat mengingatkan kita bahwa tahun ini harus lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya.

Tepat pada tanggal 1 oktober 2017, Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika Mathematics Students Club (MSC) mengadakan Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) Muharram dengan tema “Meningkatkan Silaturrahim dan Berbagi bersama di Bulan Muharram”. Dengan serangkaian acara yang terdiri dari acara pembukaan dan acara inti, acara pembukaan yaitu pembacaan asmaul husna, tilawah, dan sambutan-sambutan dan dilanjutkan dengan acara inti yaitu tausiyah, open house, penyerahan bingkisan secara simbolis dari dosen, dan salam-salam. Acara tersebut dihadiri oleh mahasiswa angkatan 2017, undangan yang terdiri dari dosen dan anak yayasan panti asuhan ”At-Tafakur”.Sebelumnya panitia membuka donasi untuk anak panti asuhan.

Melalui kegiatan ini diharapkan mahasiswa tidak hanya mendapatkan ilmu dari materi saja, tetapi juga mampu  menjadikan mahasiswa yang bertanggung jawab dan memiliki solidaritas tinggi  melalui partisipasi mahasiswa pendidikan matematika dalam acara Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) Muharram 2017. Penyelenggaraan kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi mahasiswa maupun orang-orang yang membutuhkan khususnya anak yatim/ piatu serta menjadi kesempatan untuk mempererat silaturrahim antar sesama.

  • unej1 sister elearning